Archive for category marketiva indonesia

Hal-hal yang Perlu dipahami dalam Trading

Forex atau Foreign Exchange atau biasa juga disebut Future Trading merupakan kegiatan jual beli mata uang asing yang dilakukan untuk memperoleh selisih antara harga jual dengan harga beli (profit) atau keuntungan sesuai dengan yang diharapkan. Dalam forex/margin/stock, kita tidak dapat mengontrol berapa besar profit yang akan kita dapatkan karena itu tergantung dari hoki kita. TAPI, kita bisa mengontrol berapa besar/kecil kerugian kita, di sini yang paling dominan adalah manajemen resiko (Risk Management) dan manajemen uang (Money Management).

Indek (mata uang/bursa) selalu bergerak seiring dengan roda perekonomian suatu negara, hal yang paling mendasar adalah siapakah diri kita dan siapa pasar itu, jika kita telah menyatu dengan pasar, maunya pasar jelas, kita akan mampu lebih baik mendapatkan hasilnya, baru2 ini Jepang berusaha menahan laju penguatan mata uangnya menghabis 3 milyar dollar US, mengapa kita tidak bermain di dalamnya…?Saran saya jangan melawan pasar, berusaha memahami arah pasar, bukan hanya berprinsip mengharap pada rebounding market, pengalaman anda juga wajar karena pendidikan formal untuk ini sangat terbatas.., baru satu atau dua lembaga pendidikan (asing) yang membuka pendidikan formal khusus di Indonesia, itupun dengan biaya yang wahh… (sebagian pendidikan diselesaikan di singapore).

Ada beberapa faktor penentu dalam kesuksesan melakukan Trading: Read the rest of this entry »

Tags: , , , , , ,

1 Comment

Belajar Trading Forex / Valas dengan Live Chat

Salah satu keunggulan platfom Marketiva dengan streamsternya, yaitu adanya fasilitas chatting. Di platform lain seperti meta trader tidak kita dapatkan. Disinilah keistimewaan streamster, dengan adanya channel support dan channel lain, membuat kita mudah belajar baik kepada team support maupun kepada sesama trader dari seluruh penjuru dunia.

Team support hanya mengajarkan cara pengoperasian streamster saja, sedangkan untuk analisa pengambilan posisi hanya bisa ditanyakan kepada sesama trader.

Marketiva menyediakan fasilitas channel chat di mana para trader dari seluruh dunia bertukar pikiran, berdiskusi mengenai trading, rumor di pasar, dan segala hal yang berhubungan dengan trading forex. Channel-channel ini tampak di window “Discussions” di aplikasi Streamster anda. Jika anda ingin melihat semua group diskusi di Streamster, silakan klik pada tombol <Groups> yang berada di sebelah atas window [Discussions].

Untuk trader dari indonesia, anda bisa gabung di channel indonesia dan boleh ngobrol sepuasnya hal hal seputar valas. Kalau beruntung anda bahkan bisa dapat signal forex gratisan dari sesama member.

Bagi pemula mungkin cocok untuk selalu stay tune di channel support, advanced support, dan international support karena di channel tersebut terdapat banyak member baru yang sedang belajar pengoperasian software streamster.

Yang perlu diperhatikan, jangan sampai keasyikan ngobrol sehingga malah lupa tujuan utama yaitu belajar forex, dan satu lagi patuhilah tata tertib chatting di forum. Tata tertib mengatur diantaranya tidak boleh berkata kasar, tidak boleh promosi, dan lain lain. Jangan sampai dilanggar, salah salah anda akan di emute oleh tukang support… di mute maksudnya… yaitu gak bisa lagi chatting di channel…. kan sayang.

Tags: , , ,

No Comments

Forex Dalam Hukum Islam

Perdagangan valuta asing timbul karena adanya perdagangan barang-barang kebutuhan/komoditi antar negara yang bersifat internasional. Perdagangan (Ekspor-Impor) ini tentu memerlukan alat bayar yaitu UANG yang masing-masing negara mempunyai ketentuan sendiri dan berbeda satu sama lainnya sesuai dengan penawaran dan permintaan diantara negara-negara tersebut sehingga timbul PERBANDINGAN NILAI MATA UANG antar negara. Read the rest of this entry »

Tags: , , , , , , , , ,

5 Comments

Short Selling

Salah satu kelebihan investasi perdagangan forex adalah adanya leverage atau two way opportunity, yaitu kesempatan mencetak keuntungan baik dalam kondisi harga sedang naik maupun sedang menurun. Dalam kondisi harga sedang naik, strategi yang digunakan adalah perdagangan konvensional, yaitu membeli dahulu dengan harga murah baru kemudian menjualnya. Inilah yang dilakukan pada transaksi sektor riil. Dalam perdagangan forex, jika kondisi harga sedang menurun, investor bisa melakukan strategi short selling, yaitu melakukan penjualan lebih dulu -dengan harga yang masih tinggi baru membeli ketika harga sudah murah / menurun. Pada investasi forex, short selling menjadi pengetahuan wajib dan pekerjaan wajib pula. Sebab, justru kondisi inilah yang sering terjadi. Oleh karena itu investor harus mengetahui seluk beluk short selling ini. Read the rest of this entry »

Tags: , , , , , , , , ,

No Comments

Nama-nama Bank Sentral

Negara Mata Uang Nama Bank Sentral Pimpinan Suku Bunga
USA US Dollar The Federal Reserve Ben Bernanke 0.25 %
Uni Eropa Euro European Central Bank (ECB) Jean-Claude Trichet 1.00 %
Inggris Poundsterling Bank of England (BOE) Mervyn King 0.50 %
Australia Australian Dollar Reserve Bank of Australia (RBA) Glenn Stevens 3.00 %
Jepang Yen Bank of Japan (BOJ) Toshihiko Fukui 0.10 %
Swiss Swiss Franc Swiss National Bank Jean-Pierre Roth 0.25 %

Tags: , ,

No Comments

Alternatif Investasi

Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan investasi, tibalah saatnya melakukan investasi. Pertanyaan yang muncul kemana kita akan melakukan ivestasi tersebut? Untuk menjawab pertanyaan ini kita harus mengetahui alternatif-alternatif investasi.

Secara garis besar, lahan investasi secara umum dapat dibagi dua, yaitu real asset investment and financial asset investment.

Real asset investment adalah komitmen mengikatkan aset pada sektor real. Seperti diketahui, istilah sektor real sering digunakan untuk menunjukkan sektor diluar keuangan, seperti perdagangan, industri, pertanian dan lain sebagainya. Dengan demikian, investasi pada sektor real adalah komitmen mengikatkan aset di luar sektor keuangan. Sebagai contoh dari real asset investment, misalnya membeli ruko untuk berdagang tekstil atau barang lainnya, membangun pabrik, membeli apartemen kemudian disewakan, membeli lukisan untuk dijual kembali dan masih banyak lagi.

Ciri-ciri investasi di sektor real ini adalah perantara tidak mutlak. diperlukan dan informasi bisa didapat secara langsung dari lapangan, karena obyek investasinya bisa dilihat secara nyata, misalnya mutu bangunan ruko yang kita beli, dapat kita lihat langsung dari tampilan bangunan-bahan bangunannya baik, warnanya cocok, ukurannya tepat dan lain sebagainya.

Sedang financial asset investment (investasi di sektor keuangan) atau sering juga disebut portfolio investment (investasi portofolio) adalah komitmen untuk mengikatkan aset pada surat-surat berharga (securities), yang diterbitkan oleh penerbitnya. Penerbit surat berharga ini beragam,mulai dari individu, perusahaan hingga pemerintah. Demikian pula dengan jenisnya, sangat beragam, mulai dari yang sederhana seperti utang piutang antar pribadi hingga produk derivative (turunan) yang rumit, seperti future. Sebagai contoh investasi pada sektor keuangan ini, misalnya, kita menabung uang di bank, membeli saham, obligasi atau reksadana.

Ciri-ciri investasi di sektor keuangan yang membedakannya, dengan investasi di sektor real adalah dalam melakukan investasi perantara mutlak diperlukan, kemudian informasi hanya bisa didapat dari prospektus, laporan tahuhan atau proposal. Karena manajemen investasi menyajikan teori-teori tentang Portofolio, maka konsentrasi kita akan kita curahkan pada investasi di sektor keuangan ini.

Selain memiliki ciri-ciri tersebut, investasi keuangan juga lebih banyak melibatkan Profesi, yang untuk bisa menyandang profesi tersebut diperlukan ujian standar profesi. Ini sangat wajar, karena bisnis di industri keuangan ini lebih mengandalkan kepercayaan, sehingga untuk melegitimasi kepercayaan tersebut diperlukan standar tertentu. Kepercayaan, menjadi sangat penting karena “komoditi” yang menjadi obyek transaksi adalah “barang” tak berwujud, yaitu hanya berupa kertas yang memuat pernyataan bahwa pemilik kertas tersebut memiliki hak tagih/bayar kepada penerbitnya. Bahkan dalam sistem perdagangan tanpa warkat (scriptless trading), atas saham-saham di BEJ (Bursa Efek Jakarta) investor sudah tidak lagi melihat wujud saham secara fisik, melainkan hanya laporan perusahaan pialang mengenai perubahan jumlah saham dan nilainya, tak ubahnya seperti kita menerima laporan rekening koran dari bank setiap bulan.

Tags: , , ,

No Comments